Tips menyewa ruang kantor yang tepat menjadi salah satu solusi masalah operasional yang sering muncul di perusahaan startup

Memiliki perusahaan rintisan atau startup sudah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, pemerintah Indonesia terus menggenjot pembuatan perusahaan baru dalam bidang teknologi dan digital. Diharapkan, perusahaan ini bisa terus berkembang dan menyerap banyak lapangan pekerjaan.

Meski harapan tentang perusahaan rintisan ini cukup besar, banyak sekali masalah yang membuat beberapa startup berguguran. Masalah itu terkait dengan dana yang digunakan untuk operasional termasuk menyewa tempat untuk memulai usaha.

Kalau Anda baru saja mendirikan perusahaan startup dan berniat untuk menyewa gedung atau ruangan, simak beberapa tips menyewa ruang kantor untuk perusahaan startup di bawah ini.

  1. Waktu Sewa yang Ditawarkan

    Waktu sewa yang ditawarkan oleh pemilik kantor atau lahan tentu lebih dari satu tahun. Semakin lama jangka sewa, mereka akan dengan mudah melepaskan ruangan untuk digunakan oleh perusahaan baru yang Anda buat.

    Sayangnya menyewa dalam jangka waktu lama bukanlah sesuatu yang disarankan. Bisa jadi sekarang Anda masih kesulitan dengan operasional, tapi beberapa bulan ke depan bisa saja mendapatkan investor yang besar dan kantor harus pindah. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah rasa bosan jika harus berasa di tempat yang sama selama bertahun-tahun.

  2. Boleh atau Tidaknya Melakukan Perubahan

    Kalau Anda hanya memiliki perusahaan yang bergerak dalam bidang jual-beli mungkin tidak butuh ruangan yang menarik. Namun, kalau Anda mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang media dan agensi digital, memiliki kantor yang menarik sangat dibutuhkan.

    Terlebih lagi kalau Anda memiliki cukup banyak pekerja startup dari golongan milenial muda. Memiliki kantor yang menarik dan bisa diubah-ubah sesuai dengan keinginan bisa meningkatkan produktivitas. Tanyakan pada pemilik properti terkait masalah modifikasi, apakah bisa dilakukan atau tidak.

  3. Kenaikan Harga Sewa di Setiap Periodenya

    Pemilik properti memiliki strategi tersendiri terkait dengan harga sewa dan mendapatkan keuntungan. Ada yang menetapkan sewa minimal satu tahun dan tahun berikutnya ada kenaikan harga. Biasanya kenaikan harga sebanding dengan lokasi dari kantor yang akan Anda sewa.

    Semakin strategis lokasi kantor startup yang dipilih, semakin mahal pula harga sewa yang akan dibayarkan per tahunnya. Pertimbangkan hal ini sebelum menyewa agar operasional untuk kantor tidak menurunkan keuntungan yang didapatkan.

  4. Tips Menyewa Ruang Kantor untuk Perusahaan Startup

  5. Kebebasan untuk Melakukan Pemindahan Status Sewa

    Ada kalanya Anda terlanjur menyewa ruangan cukup lama untuk startup, tapi ada perubahan sehingga harus pindah atau menggunakan sebagian dari ruangan untuk bekerja. Tanyakan pada pemilik properti apakah boleh memindahkan sewa ke orang lain atau membaginya sehingga harga sewa bisa lebih murah.

    Kalau pemilik properti memperbolehkan Anda tidak perlu khawatir kalau mendadak bosan dan ingin berpindah. Properti bisa dipindahkan sewanya dan perjanjian bisa diperbarui lagi. Fleksibilitas inilah yang harus dicari agar tidak salah sewa dan merugikan Anda di kemudian hari.

  6. Gunakan Jasa Pencari Sewa Kantor

    Beberapa pemilik properti terkadang susah diajak negosiasi khususnya yang berhubungan dengan perubahan dan juga waktu sewa. Kalau Anda tetap ingin menyewa bangunan itu gunakan jasa penyewa seperti broker yang akan melakukan negosiasi dengan pemilik properti.

    Harga sewa dari broker ini bervariasi dan bergantung dengan lokasi dari properti. Semakin sulit, semakin besar pula harga jasa yang harus dibayarkan. Cari broker yang memang kompeten dan kalau bisa berdasarkan rekomendasi rekan kerja.

Demikian ulasan tentang cara / tips menyewa ruang kantor atau ruangan untuk perusahaan startup. Semoga bisa memberikan banyak manfaat untuk Anda dan tim. Jika Anda mencari ruang kantor disewakan di BSD City Serpong dengan harga terjangkau, hubungi kami di 021 5083 5699.

Be the first to write a comment.

Your feedback