Tren desain ruangan kantor yang cocok untuk milenial biasanya berbalut teknologi terbaru dan lebih dinamis.

Setiap generasi memiliki cara bekerja yang berbeda-beda. Generasi tua selalu mempertahankan kekakuan mulai dari komunikasi dengan rekan hingga tempat mereka melakukan pekerjaan. Apa yang dipertahankan selama bertahun-tahun ini akhirnya dihancurkan oleh para milenial. Mereka mengenalkan tren desain ruangan kantor dan fungsinya yang lebih inovatif.

Milenial tidak hanya mengedepankan fungsi dari ruangan kerja saja. Mereka juga mempertimbangkan banyak hal termasuk di dalamnya ada selera atau keinginan dari pegawai. Berikut beberapa tren desain ruangan kantor yang cocok untuk milenial.

  1. Ruangan yang Tidak Konvensional

    Sebagian besar kantor yang ada saat ini masih menggunakan desain konvensional. Setiap orang akan memiliki tempat atau ruang kerja sendiri-sendiri. Cubicle adalah hal yang lumrah diberikan pada ruangan agar setiap orang bisa bekerja dengan konsentrasi yang tinggi meski minim diskusi.
    Di era digital seperti sekarang kantor seperti ini sudah semakin jarang digunakan desainnya. Saat ini desain ruangan kantor lebih mengedepankan kebebasan dan kolaborasi. Ruangan dan cubicle akan mulai dikurangi. Selanjutnya ruangan bermain, pojok untuk bersantai, hingga taman pun disediakan sesuai dengan kebutuhan pegawai.

  2. Teknologi Harus Diprioritaskan

    Milenial lebih mengedepankan teknologi di dalam desain ruangan kantornya. Teknologi yang sangat dibutuhkan adalah koneksi yang cepat dan lancar. Selain itu laptop, perangkat presentasi, hingga produk teknologi lagi juga digarapkan ada di dalam ruangan dan bisa digunakan banyak orang.
    Milenial mengedepankan teknologi karena dengan aneka perangkat yang diberikan pekerjaan bisa dikerjakan dengan cepat. Selain itu gaya hidup yang serba di kelilingi teknologi juga membuat milenial menjadi lebih produktif asal digunakan dengan benar.

  3. Tempat Kerja yang Dinamis

    Desain ruangan kantor di masa lalu membuat seseorang hanya menempati satu ruangan saja. Bosan atau pun tidak tempatnya akan sama. Milenial yang saat ini mendirikan perusahaan tidak demikian. Mereka lebih suka membuat tempat kerja yang dinamis.

    Ada banyak ruangan di dalam kantor dengan konsep yang berbeda-beda. Setiap orang boleh bekerja di mana saja asal membuat mereka menjadi lebih nyaman. Kalau bosan di ruangan pertama bisa pindah ke ruangan lain yang lebih segar suasanya. Kalau pegawai bisa berpindah sesuka hati, produktivitas bisa terus digenjot karena jarang sekali bosan.

  4. Memiliki Perabot yang Menarik

    Kantor yang dianggap menarik oleh milenial adalah kantor yang perabotnya menarik. Di dalam ruangan tidak hanya ada meja dan kursi beroda yang bisa digeser maju dan mundur saja, ruangan bisa saja ada sofa, hiasan yang menarik, taman, atau perabot lain dengan unsur kekinian.
    Tren desain ruangan kantor seperti ini mulai banyak dikembangkan oleh milenial. Perusahaan startup yang bergerak di dalam bidang teknologi dan kreatif juga banyak menggunakannya. Kita ambil contoh saja kantor dari perusahaan startup besar seperti Google atau beberapa perusahaan startup unicorn yang dimiliki oleh Indonesia.

  5. Tren Desain Ruangan Kantor yang Membuang Batasan Hierarki

    Selain mengurangi cubicle yang menyebabkan kolaborasi sulit tercapai, tren desain ruangan kantor terbaru juga membuang hierarki atau tingkatan dalam sebuah perusahaan.
    Semua orang akan bekerja di ruangan yang sama tanpa batasan sama sekali. Misal atasan berada satu meja dengan pegawainya. Milenial lebih mengedepankan komunikasi yang baik ketimbang tunduk dengan aturan-aturan yang menghambat mereka bekerja.

Dari lima jenis tren di atas, mana saja yang menurut Anda paling sesuai dengan milenial? Semoga informasi di atas bisa menambah informasi yang bermanfaat untuk Anda.

Be the first to write a comment.

Your feedback