Biografi Wishnutama, Menteri Pariwisata Indonesia 2019-2024

by Feb Lonk

Biografi Wishnutama, Menteri Pariwisata Indonesia 2019-2024

Pengusaha Indonesia Wishnutama Kusubandio yang saat ini juga menjabat sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif dan menjadi kepala badan pariwisata dan ekonomi pada kabinet indonesia kreatif pada periode kedua masa kepresidenan pak Jokowi dan wakilnya pak Ma’ruf Amin.

Wishnutama Kusubandio merupakan salah satu sosok yang menjadi sumber inspirasi pada generasi milenial pada industri pertelevisian di Indonesia sekarang ini. Di usianya yang terbilang masih muda sudah memiliki pencapaian yang cukup besar. Wishnutama merupakan seorang yang pekerja keras, usahanya membuahkan hasil menjadi seorang direktur utama di Trans TV di usianya yang saat itu masih 30-an. Wishnutama juga dikenal sebagai sosok pendiri stasiun televisi NET. Beliau memperoleh hasil reputasi baik karena hasil kerja keras serta kreativitasnya.

Jayapura, 4 Mei 1970 merupakan hari jadi Wishnutama Kusubandio. Walaupun Wishnutama lahir di tanah Papua, tetapi beliau menjalankan pendidikannya di luar Papua. Wishnutama memulai sekolah menengah pertamanya di SMP Tarakanita 5 Jakarta. Dari Jakarta ketika masa SMA, Wishnutama melanjutkan sekolahnya ke Kooralbyn International School di Queensland, Australia serta International School di Singapore.

Ketika masa SMA telah usai, Wishnutama melanjutkan pendidikannya ke tanah Inggris di Norwich University dengan menggunakan status beasiswa. Di Norwich University Wishnutama mendapat pendidikan kepemimpinan layaknya militer. Keputusan dalam melakukan hal tersebut karena pengakuan Wishnutama sebagai sosok yang sangat mencintai militer dan berkeinginan sebagai seorang prajurit.

Setelah lulus di Norwich University pada tahun 1992, kemudian beliau memutuskan kembali untuk melanjutkan pendidikannya. Tak mau tanggung-tanggung beliau melanjutkan pendidikannya di dua tempat berbeda di kota yang sama yaitu boston. Dua kampus yang dimaksud adalah jurusan komunikasi di Emerson College serta liberal arts di Mount Ida College.

Beliau juga sempat mengikuti pelatihan TV production ketika beliau berada di Emerson Colloge. Dari pembekalan pelatihan tersebut, Wishnutama kemudian bisa mengaplikasikan ilmunya secara langsung ketika menjadi asisten produksi New England Cable News. Bukan cuma itu, beliau juga sempat memiliki pengalaman menjadi on-air promotion assistant director WDHD TC ketika di Boston.

Perjalanan Karir Wishnutama dalam industri pertelevisian di Indonesia

Ada hal menarik dalam sebuah wawancara, beliau pernah mengungkapkan bahwa dirinya bukan seorang yang sangat menyukai nonton televisi. Bahkan, beliau menganggap jika program-program yang sering ditayangkan oleh stasiun televisi di Indonesia, kurang menarik. Oleh sebab itu, wishnutama mempunyai keinginan besar dalam mengubah wajah industri pertelevisian di Indonesia agar menjadi lebih atraktif.

Perjalanan karier Wishnutama dalam industri pertelevisian tanah air dimulai pada tahun 1994, dan dimulai menjadi bagian dari stasiun televisi Indosiar. Posisi pertama yang ditempati beliau di Indosiar adalah on-air promo supervisor. Kariernya di Indosiar meningkat seiring dengan popularitas program yang menjadi tanggung jawabnya. Hal itu dibuktikan dengan pencapaiannya menempati jabatan manajer produksi selama 7 tahun bekerja di Indosiar. Patroli, Satu Jam Bersama, Gebyar BCA, serta Saksi yaitu merupakan program-program yang sudah ditangani oleh beliau selama di indosiar.

Setelah sukses di Indosiar, tahun 2001 Wishnutama memutuskan untuk berpindah ke stasiun televisi lain yaitu Trans TV, dan menempati posisi kepala divisi produksi dan fasilitas. Pada saat di Trans TV, beliau benar-benar menunjukkan ke kreativitasannya dalam menciptakan program televisi yang menarik. Sebagai buktinya, Wishnutama akhirnya ditunjuk sebagai Direktur Utama stasiun televisi Trans TV pada rentang tahun 2008-20012. Program hits yang dimunculkan beliau selama di Trans TV sangat banyak, di antaranya Termehek-mehek, Bukan Empat Mata, Extravaganza, serta Dunia Lain.

Membangun NET TV Sebagai Upaya dalam Mengubah Wajah Televisi Tanah Air

Setelah mendapat pencapaian yang cukup besar dalam memimpin stasiun TV nasional, tidak membuat Wishnutama cepat puas. beliau tidak mau merasa nyaman dengan pencapaian yang telah diraih sejauh ini. Keinginan besar untuk mengubah wajah industri TV di Indonesia masih ingin dilakukannya. Dalam mewujudkan cita-citanya tersebut, Wishnutama bersama dengan Agus Lasmono seorang pengusaha (Indika Group) kemudian mengakuisisi stasiun televisi Spacetoon dan mengubahnya menjadi NET TV pada 18 Mei 2013 lalu.

NET TV memiliki kepanjangan News and Entertainment Television. Bersama stasiun televisi NET, beliau mempunyai kebebasan dalam menghadirkan program yang edukatif dan menghibur kepada masyarakat masyarakat Indonesia. Wishnutama menempati kedudukan sebagai Direktur Utama di NET TV (2013-2019).

Perjalanan panjang dalam perindustrian televisi tanah air, membuat Wishnutama bergelimang reputasi. Beliau pernah dinobatkan sebagai Best Chief Executive Officer in Indonesia di tahun 2010 serta Indonesia Youngster Inc oleh majalah SWA. Selain itu, beliau juga ditempatkan sebagai salah satu dari The 500 Most Influential CEOs in The World oleh Richtopedia pada 2015. Rumah Zakat Indonesia juga turut memberikan gelar sebagai Tokoh Pemberdayaan pada 2018 kepada sosok Wishnutama.



Whatsapp
Call Now