Bagaimana Nasib Orang Bertato di Dunia Kerja

by Nyoman Willy

Bagaimana Nasib Orang Bertato di Dunia Kerja

Orang bertato kerap menjadi stigma yang buruk di banyak kalangan masyarakat. Tidak cuma di kalangan masyarakat, tato di dunia kerja juga menjadi stigma yang sama. Orang yang bertato sering dianggap bahwa dia adalah orang yang jahat, tidak berpendidikan, tidak bermoral dan lain sebagainya. Alhasil tidak jarang orang bertato di tubuhnya sulit mendapat pekerjaan tertentu.

Meskipun demikian, dengan berubahnya zaman yang terus menerus membuat stereotype tersebut perlahan memudar.

Pandangan masyarakat mengenai orang yang menggunakan tato kini berubah sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Karena pasalnya sudah banyak sekali orang-orang yang memakai tato di tubuhnya. Dengan berubahnya zaman yang terus menerus, lantas kini membuat dunia mulai menerima orang yang bertato ditubuhnya. Lantas bagaimana nasib orang yang bertato di dalam dunia kerja?

Buat kamu yang sudah bertato jangan khawatir terhadap hal ini. Buat kamu yang tidak bertato akan lebih baik jika kamu tidak bertato.

Apakah tato bisa diterima dalam dunia pekerjaan?

Mungkin ini yang akan menjadi pertanyaan bagi kamu yang sudah bertato. Pada awalnya memang tato tidak dianggap profesional dan terlihat mengganggu, akan tetapi seiring berjalannya waktu tato sudah tidak terlalu dipermasalahkan asalkan tidak berperilaku yang aneh, intinya tidak membuat orang merasa dibahayakan karena hal tersebut.

Banyak perusahaan yang juga mengubah aturan dalam cara berpakaiannya di kantor. Hal ini akan memungkinkan orang yang bertato untuk memperlihatkan tatonya. Dengan adanya aturan dalam cara berpakaian tersebut membuat tentu membuat orang yang bertato, akan lebih percaya diri. Karena memang mungkin tato tersebut bagian dari identitas dirinya.

Tetapi yang menjadi catatan adalah tidak semua perusahaan memperbolehkan para pekerjanya bertato, jadi tidak semua perusahaan yang memperbolehkan pekerjanya bertato. Biasanya perusahaan dengan bidang pekerjaannya berhubungan langsung dengan klien atau customer akan jauh lebih tertutup dalam hal itu, ataupun perusahaan dengan bidang pekerjaannya terkait dengan pemerintah biasanya perusahaan ini juga kerap memberi larangan tegas kepada para pekerja yang bertato.

Orang yang bertato biasasnya lebih riskan dalam mencari pekerjaan. Bagi para rekruter berpikir bahwa dapat membatasi perkembangan karier bagi para kandidat. Banyak juga para rekruter yang mencari kandidat pekerja akan menolak apabila kandidat tersebut memiliki tato, meskipun calon kandidat tersebut adalah orang yang tepat dan sedang dicari oleh pihak perusahaan.

Dengan demikiran, masih ada perbedaan apakah orang bertato bisa diterima dalam dunia kerja atau tidak. Sebab, banyak juga perusahaan yang tidak mau merekrut seorang yang memiliki tato karena dianggap tidak berpotensi dan dianggap akan mengganggu jalannya bisnis pada perusahaan. Namun, pada akhirnya semua bergantung pada pihak perusahaan apakah perusahaan tersebut tidak merasa keberatan jika merekrut seorang pekerja yang memiliki tato atau tidak.

Di Indonesia sendiri sebenarnya belum ada peraturan tertentu yang tegas terhadap larangan memakai tato untuk para pekerja. Dilansir dari Hukum Online. Sekarang semua kembali lagi kepada pihak perusahaan, ada perusahaan yang memperbolehkan para pekerjanya bertato tetapi ada juga perusahaan yang tidak memperbolehkan para pekerja memakai tato demi berjalannya bisnis perusahaan tersebut.

Nah, itu dia yang menjadi penjelasan atau bisa jadi pertimbangan kamu nant mengenai tato dalam dunia kerja. Pasalnya, tidak semua orang yang memiliki tato dianggap negatif di kalangan masyarakat maupun dalam dunia kerja di zaman sekarang.

Apalagi, banyak yang telah membuktikan bahwa orang bertato memiliki performa kerja danĀ skillĀ gemilang.

Oleh karena itu, perkara kemampuan tetap menjadi salah satu faktor kunci dalam dunia kerja terlepas dari apapun penampilan sesorang.

Selain informasi mengenai tato, kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya terkait dunia kerja

 

 



Whatsapp
Call Now